Nama Kelompok
1. Dinar Fatimah ( 12213543 )
2. Hanifah Tri Sediaswati ( 13213897 )
3. Sandra Dewi Effendi (18213227 )
3EA29
Tugas Tulisan 2 – Membuat Laporan Ilmiah
LAPORAN ILMIAH
Pengertian
Laporan ialah suatu wahana penyampaian berita,
informasi, pengetahuan, atau gagasan dari seseorang kepada orang lain. Laporan
ini dapat berbentuk lisan dan dapat berbentuk tulisan. Laporan yang disampaikan
secara tertulis merupakan suatu karangan. Jika laporan ini berisi serangkaian
hasil pemikiran yang diperoleh dari hasil penelitian, pengamatan ataupun
peninjauan, maka laporan ini termasuk jenis karangan ilmiah. Dengan kata lain,
laporan ilmiah ialah sejenis karangan ilmiah yang mengupas masalah ilmu
pengetahuan dan teknologi yang sengaja disusun untuk disampaikan kepada
orang-orang tertentu dan dalam kesempatan tertentu. Laporan Ilmiah adalah
laporan yang disusun melalui tahapan berdasarkan teori tertentu dan menggunakan
metode ilmiah yang sudah disepakati oleh para ilmuwan (E.Zaenal Arifin,1993).
Dasar Membuat Laporan
Terdapat 5
hal yang menjadi dasar dalam membuat laporan, antara lain:
1. Kegiatan menulis laporan ilmiah
merupakan kegiatan utama terakhir dari suatu kegiatan ilmiah.
2.
Laporan
ilmiah mengemukakan permasalahan yang ditulis secara benar, jelas, terperinci,
dan ringkas.
3.
Laporan ilmiah
merupakan media yang baik untuk berkomunikasi di lingkungan akademisi atau
sesama ilmuwan.
4.
Laporan
ilmiah merupakan suatu dokumen tentang kegiatan ilmiah dalam memecahkan masalah
secara jujur, jelas, dan tepat tentang prosedur, alat, hasil temuan, serta
implikasinya.
5. Laporan ilmiah dapat digunakan
sebagai acuan bagi ilmuwan lain sehingga syarat-syarat tulisan ilmiah berlaku
juga untuk laporan.
Jenis-jenis Laporan Ilmiah
Dari beberapa sumber yang ada, terdapat 3(tiga) jenis Laporan Ilmiah yaitu sebagai berikut :
Dari beberapa sumber yang ada, terdapat 3(tiga) jenis Laporan Ilmiah yaitu sebagai berikut :
a. Laporan Lengkap (Monograf)
·
Menjelaskan
proses penelitian secara menyeluruh.
- Teknik penyajian sesuai dengan aturan (kesepakatan) golongan profesi dalam bidang ilmu yang bersangkutan.
- Menjelaskan hal-hal yang sebenarnya yang terjadi pada setiap tingkat analisis.
- Menjelaskan (juga) kegagalan yang dialami,di samping keberhasilan yang dicapai.
- Organisasi laporan harus disusun secara sistamatis (misalnya :judul bab,subbab dan seterusnya,haruslah padat dan jelas).
b. Artikel Ilmiah
- Artikel ilmiah biasanya merupakan perasan dari laporan lengkap.
- Isi artikel ilmiah harus difokuskan kepada masalah penelitian tunggal yang obyektif.
- Artikel ilmiah merupakan pemantapan informasi tentang materi-materi yang terdapat dalam laporan lengkap.
c. Laporan Ringkas
Laporan ringkas adalah penulisan kembali isi laporan atau artikel dalam bentuk yang lebih mudah dimengerti dengan bahasa yang tidak terlalu teknis (untuk konsumsi masyarakat umum).
Laporan ringkas adalah penulisan kembali isi laporan atau artikel dalam bentuk yang lebih mudah dimengerti dengan bahasa yang tidak terlalu teknis (untuk konsumsi masyarakat umum).
Ciri-ciri bahasa dalam laporan ilmiah, antara lain:
1. Harus tepat makna
dan tidak ambigu
2. Harus secara tepat
mendefinisikan setiap istilah, sifat dan pengertian
3. Menggunakan tata
bahasa baku dan memperhatikan struktur kalimat.
Syarat Laporan ilmiah
1. Komunikatif yaitu
uraian yang disampaikan dapat dipahami pembaca. Kata dan kalimat yang disusun
penulis hendaknya bersifat denotatif, sehingga tidak menimbulkan penafsiran
ganda pada pembaca. Pemahaman penulis hendaknya sama dengan pemahaman pembaca.
2. Bernalar yaitu
tulisan itu harus sistematis, berurutan secara logis, ada kohesi dan koherensi,
dan mengikuti metode ilmiah yang tepat, dipaparkan secara objektif, benar, dan
dapat dipertanggungjawabkan.
3. Ekonomis yaitu kata
atau kalimat yag ditulis hendaknya diseleksi sedekimian rupa sehingga tersusun
secara padat berisi.
4. Berdasarkan
landasan teori yang kuat yaitu suatu hasil karya ilmiah bukan subjektivitas
penulisnya, tetapi harus berlandaskan pada teori – teori tertentu yang dikuasai
secara mendalam oleh penulis. Penulis melakukan kajian berdasar teori – teori
tersebut.
5. Tulisan harus
relevan dengan disiplin ilmu tertentu yaitu tulisan ilmiah itu ditulis oleh
seseorang yang menguasai suatu bidang ilmu tertentu. Maka, tulisan ilmiahnya
harus menunjukkan kedalaman wawasan dan kecermatan pikiran berkaitan dengan
disiplin ilmu tertentu tersebut. Penguasaan penulis pada disiplin ilmu tertentu
akan tampak melaluin teori, pendekatan, pemaparanyang selalu berlandaskan pada
prinsip – prinsip ilmu tertentu.
6. Memiliki sumber
penopang mutakhir yaitu tulisan ilmiah harus mempergunakan landasan teori
berupa teori mutakhir (terbaru). Penulis ilmiah harus mencermati teori – teori
mutakhir melalui penelusuran internet atau jurnal ilmiah.
7. Bertanggung jawab
yaitu sumber data, buku acuan, dan kutipan harus secara bertanggungjawab
disebutkan dan ditulis dalam karya ilmiah. Teknik penulisan yang tepat serta
penggunaan bahasa yang baik dan benar juga termasuk bentuk tanggung jawab
seoranng penulis karya ilmiah.
Sistematika
Laporan Ilmiah
Laporan
ilmiah dapat berbentuk naskah atau buku karena berisi hal-halyang terperinci
berkaitan dengan data-data yang akurat dan lengkap. Laporan ilmiah atau laporan
formal terdiri atas :
1. Bagian awal, terdiri atas :
a. Halaman judul: judul, maksud, tujuan penulisan, identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, dan tahun
b. Halaman pengesahan (jika perlu)
c. Halaman motto/semboyan (jika perlu)
d. Halaman persembahan (jika perlu)
e. Prakata;
f. Daftar isi;
g. Daftar tabel (jika ada)
h. Daftar grafik (jika ada)
i. Daftar gambar (jika ada)
j. Abstak : uraian singkat tentang isi laporan
2. Bagian Isi
a. Bab I Pendahuluan berisi tentang
(1)Latar belakang
(2)Identitas masalah
(3)Pembatasan masalah
(4)Rumusan masalah
(5)Tujuan dan manfaat
b. Bab II : Kajian Pustaka
c. Bab III : Metode
d. Bab IV : Pembahasan
e. Bab V : Penutup
1. Bagian awal, terdiri atas :
a. Halaman judul: judul, maksud, tujuan penulisan, identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, dan tahun
b. Halaman pengesahan (jika perlu)
c. Halaman motto/semboyan (jika perlu)
d. Halaman persembahan (jika perlu)
e. Prakata;
f. Daftar isi;
g. Daftar tabel (jika ada)
h. Daftar grafik (jika ada)
i. Daftar gambar (jika ada)
j. Abstak : uraian singkat tentang isi laporan
2. Bagian Isi
a. Bab I Pendahuluan berisi tentang
(1)Latar belakang
(2)Identitas masalah
(3)Pembatasan masalah
(4)Rumusan masalah
(5)Tujuan dan manfaat
b. Bab II : Kajian Pustaka
c. Bab III : Metode
d. Bab IV : Pembahasan
e. Bab V : Penutup
3. Bagian Akhir
a. Daftar Pustaka
b. Daftar Lampiran
c. Indeks : daftar istilah
Sumber:
Contoh Laporan Ilmiah Tentang Teknologi
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang Masalah
Pada masa-masa ini, banyak hal-hal
yang dapat dijadikan sebagai sarana informasi. Kita dapat mencari
berita/informasi sebanyak – banyaknya dari sarana teknologi yang telah dapat
dijadikan sebagai sarana informasi. Teknologi masa kini yang dapat dijadikan
sebagai sarana informasi dan berita adalah internet. Internet dapat memberikan
informasi yang kita butuhkan, tetapi internet juga dapat memberikan informasi
berdampak negative.
1.2.
Rumusan Masalah
1.2.1. Mengapa teknologi dijadikan sebagai
media penyampaian informasi ?
1.2.2. Bagaimana caranya agar tidak
ketinggalan informasi dari teknologi modern ?
1.2.3. Siapa sajakah yang dapat mengakses
informasi melalui teknologi ?
1.3.
Tujuan Penulisan
1.3.1. Untuk mengetahui teknologi dapat
dijadikan sebagai media penyampaian informasi
1.3.2. Untuk mengetahui cara agar kita
tidak ketinggalan informasi dari teknologi modern
1.3.3. Untuk mengetahui orang-orang yang
dapat mengakses informasi dari teknologi.
1.4.
Manfaat Penulisan
Manfaat dari penulisan makalah ini
untuk memberikan pengetahuan – pengethauan tentang teknologi untuk mencari
informasi.
1.5.
Metode Penelitian
Di dalam pembuatan makalah ini, saya
menggunakan bahan pustaka sebagai metode penelitiannya.
1.6.
Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
1.2. Rumusan Masalah
1.3. Tujuan Penulisan
1.4. Manfaat Penulisan
1.5. Metode Penelitian
1.6. Sistematika Penulisan
BAB II
PENGENALAN TEKNOLOGI
2.1. Pengertian Teknologi
2.2. Manfaat Teknologi
2.3. Macam – macam Teknologi
BAB III
MANFAAT TEKNOLOGI SEBAGAI, MEDIA PENYAMPAIAN INFORMASI
3.1. Manfaat Teknologi
3.1.1. Memenuhi Kebutuhan Hidup
3.1.2. Sebagai jalan komunikasi
3.2. Peran Teknologi
3.3. Penggunaan Teknologi
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Teknologi dapat digunakan dalam
kehidupan.
4.2. Saran
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Teknologi
Teknologi
adalah satu ciri yang mendefinisikan hakikat manusia yaitu bagian dari
sejarahnya meliputi keseluruhan sejarah. Teknologi, menurut Djoyohadikusumo
(1994, 222) berkaitan erat dengan sains (science)
dan perekayasaan (engineering).
Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains
mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai
ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam
interaksinya satu terhadap lainnya.
Definisi
mengenai sains menurut Sardar (1987, 161) adalah sarana pemecahan masalah
mendasar dari setiap peradaban. Tanpa sains, lanjut Sardar (1987, 161) suatu
peradaban tidak dapat mempertahankan struktur-struktur politik dan sosialnya
atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar rakyat dan budayanya. Sebagai
perwujudan eksternal suatu epistemologi, sains membentuk lingkungan fisik,
intelektual dan budaya serta memajukan cara produksi ekonomis yang dipilih oleh
suatu peradaban. Pendeknya, sains, jelas Sardar (1987, 161) adalah sarana yang
pada akhirnya mencetak suatu peradaban, dia merupakan ungkapan fisik dari
pandangan dunianya. Sedangkan rekayasa, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222)
menyangkut hal pengetahuan objektif (tentang ruang, materi, energi) yang
diterapkan di bidang perancangan (termasuk mengenai peralatan teknisnya).
Dengan kata lain, teknologi mencakup teknik dan peralatan untuk
menyelenggarakan rancangan yang didasarkan atas hasil sains.
Seringkali
diadakan pemisahan, bahkan pertentangan antara sains dan penelitian ilmiah yang
bersifat mendasar (basic science and
fundamental) di satu pihak dan di pihak lain sains terapan dan
penelitian terapan (applied science
and applied research). Namun, satu sama lain sebenarnya harus dilihat
sebagai dua jalur yang bersifat komplementer yang saling melengkapi, bahkan
sebagai bejana berhubungan; dapat dibedakan, akan tetapi tidak boleh dipisahkan
satu dari yang lainnya (Djoyohadikusumo 1994, 223).
Makna
Teknologi, menurut Capra (2004, 106) seperti makna ‘sains’, telah mengalami
perubahan sepanjang sejarah. Teknologi, berasal dari literatur Yunani, yaitu
technologia, yang diperoleh dari asal kata techne, bermakna wacana seni. Ketika
istilah itu pertama kali digunakan dalam bahasa Inggris di abad ketujuh belas,
maknanya adalah pembahasan sistematis atas ‘seni terapan’ atau pertukangan, dan
berangsur-angsur artinya merujuk pada pertukangan itu sendiri. Pada abad ke-20,
maknanya diperluas untuk mencakup tidak hanya alat-alat dan mesin-mesin, tetapi
juga metode dan teknik non-material. Yang berarti suatu aplikasi sistematis
pada teknik maupun metode. Sekarang sebagian besar definisi teknologi, lanjut
Capra (2004, 107) menekankan hubungannya dengan sains. Ahli sosiologi Manuel
Castells seperti dikutip Capra (2004, 107) mendefinisikan teknologi sebagai
‘kumpulan alat, aturan dan prosedur yang merupakan penerapan pengetahuan ilmiah
terhadap suatu pekerjaan tertentu dalam cara yang memungkinkan pengulangan.
Akan tetapi,
dijelaskan oleh Capra (107) teknologi jauh lebih tua daripada sains.
Asal-usulnya pada pembuatan alat berada jauh di awal spesies manusia, yaitu
ketika bahasa, kesadaran reflektif dan kemampuan membuat alat berevolusi
bersamaan. Sesuai dengannya, spesies manusia pertama diberi nama Homo habilis (manusia terampil) untuk
menunjukkan kemampuannya membuat alat-alat canggih.
Dari
perspektif sejarah, seperti digambarkan oleh Toynbee (2004, 35) teknologi
merupakan salah satu ciri khusus kemuliaan manusia bahwa dirinya tidak hidup
dengan makanan semata. Teknologi merupakan cahaya yang menerangi sebagian sisi
non material kehidupan manusia. Teknologi, lanjut Toynbee (2004, 34) merupakan
syarat yang memungkinkan konstituen-konstituen non material kehidupan manusia,
yaitu perasaan dan pikiran , institusi, ide dan idealnya. Teknologi adalah
sebuah manifestasi langsung dari bukti kecerdasan manusia.
2.2. Manfaat Teknologi
Manfaat
Teknologi bagi kehidupan manusia dalam perkembangannya, menembus batas dengan
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang memiliki peran penting bagi
kehidupan manusia terutama seputar dunia wanita. Selain mempercepat komunikasi,
selain itu memudahkan manusia dalam menyelesaikan berbagai urusannya.
Berikut peranan TIK dalam berbagai bidang kehidupan manusia :
1. Bidang Penerbangan
· Mengatur jadwal penerbangan (flight
scheduling).
· Mengatur perubahan jadwal terbang
secara mendadak (itinerary change).
· Mengatur sistem penjualan tiket dan
reservasi penerbangan (real time reservation).
· Mengatur sistem komunikasi kepada
pilot-pilot pesawat mengenai apa yang harus dilakukan (flight progress checks).
2. Bidang Perbankan
· Mengatur pelayanan rekening kepada
nasabah.
· Menyediakan mesin teller otomatis
atau anjungan tunai mandiri (ATM). Dengan perangkat ini, pihak bank dapat
memberikan kemudahan kepada nasabah untuk melakukan transaksi walaupun pada
saat libur.
3. Bidang Perdagangan
· Menyediakan sistem jaringan yang
terkoneksi melalui alat bantu scanner
· Menyediakan alat bantu konsumen
untuk melakukan pengecekan harga.
4. Bidang Perkantoran
· Menyediakan mesin penjawab telepon
secara otomatis.
· Menyediakan alat pengolah kata
dengan mesin komunikasi berupa teleks dan faksimile.
5. Rumah Masa Depan
Peranan TIK
dalam rumah masa depan yang berdasar pada home automation adalah ketersediaan
alat pemantau bahaya yang dapat memberitahukan pencurian, kebakaran, dan
kebocoran gas. Alat ini berfungsi secara otomatis dan diperintah lewat saluran
telepon.
2.3. Macam – macam Teknologi
a.
Internet
Secara harfiah, internet
(kependekan daripada perkataan 'inter-network') ialah rangkaian komputer
yang berhubung menerusi beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf 'I' besar)
ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP
sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol).
Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan
rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
Manfaat dari internet yaitu bisa
mencari semua informasi, hiburan, maupun berita aktual dan lainnya.Lebih
praktis untuk mencari informasi dibandingkan dengan BUKU.
b.
Telepon
Telepon adalah alat telekomunikasi
yang dapat mengirimkan pembicaraan melalui sinyal listrik. Umumnya penemu
telepon adalah Alexander Graham Bell, dengan telepon pertama dibuat di Boston,
massachusets, pada tahun 1876. Tetapi, penemu italia antonio
meucci telah menciptakan telepon pada tahun 1849, dan pada September
2001, Meucci dengan resmi diterima sebagai pencipta telepon oleh kongres
Amerika, dan bukan Alexander Graham Bell.
Gunanya telepon yaitu untuk
Berbicara dengan orang yang tempatnya jauh dari diri kita(beda rumah/beda
keberadaan,tidak lebih jauh dari satu kecamatan ).
c.
Handphone (Telepon Genggam)
Telepon genggam, biasanya disebut
juga dengan cellular.Merupakan pengembangan teknologi telepon, dimana
perangkatnya dapat digunakan sebagai perangkat untuk mobile atau
berpindah-pindah
Manfaat dari telepon yaitu sama
dengan telepon namun bedanya bisa di bawa kemana saja karena ukuran tubuhnya.
d.
Fax
Disingkat dengan FoIP, Suatu
mekanisme untuk mengirimkan fax melalui Internet (yang berbasis IP). Hal ini
mirip seperti VoIP.
Manfaat dari fax yaitu mengirim dokumen dari suatu negeri ke negeri
lainnya.
e.
Pager.
Pager adalah alat panggil seperti
handphone namun lebih praktis dikarenakan,pager tidak memiliki fasilitas
lainnya selain sms.Pager hanya bisa menerima SMS dan tidak bisa mengirim SMS.
Manfaat dari pager yaitu mengirimkan SMS kepada orang yang kita tuju
dengan cepat dan lebih praktis.
f.
Push To Talk
Alat bicara yang ukuran tubuhnya
lumayan kecil.Pembicara yg memakainya harus bergantian dengan lawan bicaranya
,misal:si A berbicara lalu berhenti, si B menunggu bunyi *beep barulah
menjawabnya. Kesimpulannya 1 PTT bisa dipakai dengan berbanyak orang namun
orang-orang yang memakainya harus berbicara secara bergantian.
g.
Industri Otomotif
Mobil-mobil di buat dari kerangka
body, mesin, peralatan elektronik di pabrik dengan bantuan robot yang
dikendalikan oleh komputer dengan leih akurat. Dengan bantuan komputer
pabrik-pabrik otomotif bisa memproduksi mobil dalam jumlah ratusan perbulan,
yang tidak mungkin dikerjakan secara manual dengan tenaga manusia.
BAB III
MANFAAT TEKNOLOGI SEBAGAI, MEDIA PENYAMPAIAN INFORMASI
3.1.
Manfaat Teknologi
3.1.1. Memenuhi Kebutuhan Hidup
Pangan (makanan)
Ø Ditemukannya bibit unggul yang dalam
waktu singkat dapat diproduksii sumber pangan yang berlipat ganda.
Ø Digunakannya mekanisasi pertanian
untuk memungut hasil produksii sehingga hasilnya lebih besar bila dibandingkan
dengan menggunakan tenaga manusia.
Ø Digunakannya bioteknologi (misalnya
hormon tumbuhan) untuk merangsang tumbuhnya daun, bunga, atau buah sehingga
tumbuh lebih banyak.
Ø Dikembangkannya pembuatan pangan
dari minyak bumi, penyempurnaan gizi sereal, pembuatan pangan protein dari
daun-daunan dan pembuatan produk daging tiruan dari sumber-sumber protein
nabati.
Sandang (pakaian)
Ø Adanya mesin tekstil mempercepat
proses pembuatan pakaian.
Ø Dengan kemajuan teknologi, telah
ditemukan serat sintetis, seperti poliester, polipropelin, polietilin, dll,
sehingga pembuatan tekstil dapat dilakukan secara besar-besaran dalam waktu
yang singkat.
Papan (Tempat Tinggal)
Dengan
menerapkan teknologi maju, manusia mampu membangun rumah dan gedung-gedung
pencakar langit. Orang tidak lagi menggunakan tangga, tetapi cukup dengan
menekan tombol dan dalam sekejap saja orang sudah sampai di lantai yang dituju.
Sampai abad ini manusia berusaha memanfaatkan lautan dan antariksa
sebesar-besarnya melalui pulau-pulau buatan disertai peternakan dan perkebunan
laut.
3.1.2. Sebagai jalan komunikasi
Dengan teknologi modern, manusia dapat menciptakan
telegram (pertengahan abad ke 20) yang dapat dipakai untuk menyampaikan pesan
sampai ribuan km dalam waktu beberapa menit saja.
Dengan teknologi modern, manusia dapat menciptakan
telepon (diciptakan oleh Bell tahun 1876) sehingga dapat berkomunikasi langsung
walaupun jaraknya sangat jauh. Sampai sekarang manusia sudah dapat membuat
berbagai jenis telepon genggam dengan berbagai fasilitas dan kelebihan
masing-masing.
Ditemukannya pesawat radio (oleh Marconi 1896) untuk
mengirim dan menerima berita tanpa melalui kawat penghubung.
Ditemukannya televisi yang dapat mengirim suara dan
gambar hidup kepada para pemirsa dalam jarak ratusan kilometer dari objek yang
disaksikan.
Ditemukannya alat komunikasi terbaru, yaitu satelit
yang dikombinasikan dengan radio dan televisi. Dengan alat ini orang dapat
melihat wajah lawan bicara walaupun keduanya berada dibelahan bumi yang
berbeda.
Ditemukannya komputer. Para ahli seperti dokter, ahli
hukum, administrator dan sebagainya dapat dengan mudah, tepat dan cepat
mendapatkan informasi yang diperlukan dari komputer, karena komputer dapat
menyimpan data atau informasi dalam jumlah yang banyak, dan dalam waktu yang
singkat dapat ditampilkan data / informasi yang diperlukan.
Dengan berkembanganya teknologi maka dibuatlah satelit
komunikasi / satelit domestik. Beberapa contoh satelit komunikasi antara
lain Wester di
Amerika Serikat. Anik di
Kanada, Molnya di
Rusia dan Palapa di
Indonesia.
3.2. Peran Teknologi
Teknologi
merupakan hasil budaya manusia, semakin manusia berkembang makan semakin
berkembang pula teknologi yang dimiliki.
misalnya,
ketika pertama kali PC muncul (masih tanpa hardisk, komputer TX), orang
bertanya-tanya, apakah ini merupakan sebuah lompatan besar umat manusia saat
itu?, tidak lama kemudian muncul generasi keduanya, ketiga, dan akhirnya muncul
generasi ke 4 yang dinamakan super komputer, dan pada saat ini pun setiap
orang, setiap rumah, kantor, dimana saja, sudah dapat memiliki komputer.
teknologi
pada dasarnya membantu pekerjaan manusia, mempermudah kinerja, bahkan bisa
meningkatkan output dari sistem kerja tersebut. akan tetapi disisi lain,
komputer juga berperan dalam meningkatkan aksi kejahatan, atau juga merusak
bagian-bagian lainnya dari sisi kehidupan manusia. namun dalam website ini,
ditampilkan kedua-duanya, dan pilihannya tergantung kepada user.
hidup
manusia tidak terpisahkan dengan teknologi, akan tetapi besok...bisa saja
manusia diperbudak oleh teknologi.
3.3. Penggunaan Teknologi
- Manfaat Teknologi Terhadap Kebutuhan Pokok Manusia
- Manfaat Teknologi Untuk Pemberdayagunaan Sumber Daya Alam
- Manfaat Teknologi Terhadap Sumber Daya Manusia
- Manfaat Terhadap Komunikasi dan Transportasi
- Manfaat Teknologi Untuk Peningkatan Kesehatan
- Manfaat Teknologi di Bidang Pendidikan
- Manfaat Teknologi Terhadap Pencapaian Kemakmuran
Dari manfaat-manfaat teknologi diatas, antara manusia
dan teknologi telah tercipta korelasi yang sedemikian erat. Karena begitu
banyak manfaat teknologi bagi kehidupan manusia perangkat teknologi sudah
menggantikan pola hubungan manusia, menumbuhkan kedekatan atau keintiman dengan
benda mati.
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Kemajuan teknologi
adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena
kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan
untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak
kemudahan serta sebagai cara baru dalam melakukan aktivitas manusia. Khusus
dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa
oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini, di
antaranya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok manusia, pendayagunaan SDA,
kemudahan dalam komunikasi dan transportasi, peningkatan fasilitas pelayanan
kesehatan dan teknologi obat-obatan, bidang pendidikan dan pencapaian kemakmuran
kehidupan manusia.
4.2. Saran
Dalam
pemanfaatan teknologi sering kita menghadapi berbagai tantangan agar kita
senantiasa menggunakannya seefektif mungkin. untuk itu, sebaiknya perlu
dilakukan beberapa hal, diantaranya :
·
Menimbang
untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya memang amat
tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat
bermain komputer.
·
Selain itu
juga pihak sekolah harus ikut andil dalam memberikan pengarahan terbaik agar
siswa/siswi dapat mempergunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke arah yang
positif.
·
Pemerintah
sebagai pengendali semua sistem penyedia Informasi harusnya lebih aktif dalam
mengontrol penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Generasi Anak
Bangsa.
referensi:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar